Monday, November 23, 2009

UJIAN SERTIFIKASI AKUNTANSI SYARIAH (USAS) IAI

UJIAN SERTIFIKASI AKUNTANSI SYARIAH (USAS) IAI

Periode III Tahun 2009


Pendahuluan

Ujian Sertifikasi Akuntansi Syariah untuk tahun 2008, merupakan ujian pertama dan satu-satunya diselenggarakan di Indonesia. Dalam tahun-tahun berikutnya direncanakan akan dilakukan ujian dalam 2 (dua) periode per tahun.

Setelah suksesnya Ujian Sertifikasi Akuntansi Syariah (USAS) yang pertama pada tahun 2008, Indonesia telah mempunyai suatu ujian sebagai suatu sistem pembelajaran yang baku bagi mereka yang akan berpraktik di bidang Akuntansi Syariah. Ujian Sertifikasi Akuntansi Syariah merupakan suatu strategi pengembangan keilmuan dan keahlian Akuntansi Syariah dalam rangka penyesuaian dengan perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Pentingkah Ujian Sertifikasi Akuntansi Syariah ?

Sistem ekonomi dan bisnis berlandaskan sistem ekonomi islam berkembang pesat di Indonesia. Perkembangan ini terutama terjadi di sektor keuangan, dan trend menunjukkan perkembangan bisnis sektor riil berbasis syariah adalah “the next big thing” yang harus siap diantisipasi.

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sebagai organisasi profesi akuntan yang salah satu wewenangnya adalah menetapkan Standar Akuntansi Syariah berusaha untuk memenuhi kebutuhan ini dengan mengembangkan Sertifikasi di bidang Akuntansi Keuangan Syariah.



Tujuan Ujian Sertifikasi Akuntansi Syariah

Tujuan Ujian Sertifikasi Akuntansi Syariah (USAS) diselenggarakan dalam rangka :

* Mengukur kemampuan/kompetens i peserta terhadap pemahaman ilmu akuntansi syariah,
* Menjadi alat ukur standar kualitas bagi mereka yang ingin memahami akuntansi syariah,
* Menjadi alat ukur standar kualitas bagi lembaga/institusi yang ingin mendapatkan SDM yang memahami bidang akuntansi syariah,
* Dapat dijadikan sebagai persyaratan untuk memasuki bidang profesi tertentu yang bergerak di bidang akuntansi syariah.



Syarat Peserta Ujian

Ujian hanya dapat diikuti oleh mereka yang memiliki gelar Strata 1 (Sarjana)/ Diploma IV untuk jurusan apapun tanpa terkecuali, yang dibuktikan dengan Ijazah.



Jadwal Ujian dan Tempat Penyelenggaraan

USAS akan didakan selama 1 (satu) hari pada setiap periodenya. Untuk tahun 2009 ujian akan dilaksanakan serentak di beberapa wilayah di Indonesia pada tanggal 16 Desember 2009



Kriteria Kelulusan USAS

Peserta USAS dinyatakan lulus apabila telah mendapatkan nilai minimal C untuk masing-masing level ujian USAS mengacu pada passing grade yang telah disepakati oleh Dewan Penguji USAS. Peserta akan mendapatkan gelar “SAS” (Sertifikasi Akuntansi Syariah) apabila telah lulus 3 (tiga) level ujian (Elementary Intermadiate dan Advanced)



Materi Untuk Level Dasar

· Pengantar Ekonomi & Keuangan Syariah

· Sejarah Perkembangan Entitas Syariah

· Sejarah Standard Akuntansi Syariah

· Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan Syariah

· Penyajian Laporan Keuangan

· Regulasi Entitas Syariah

· Fatwa Tentang Ekonomi dan Keuangan Syariah



Materi Untuk Level Intermediate

* Akuntansi Murabahah
* Akuntansi Salam
* Akuntansi Istishna’
* Akuntansi Mudharabah
* Akuntansi Musyarakah
* Akuntansi Ijarah
* Akuntansi Zakat, Infaq, Sadaqah dan Wakaf
* Akuntansi Asuransi



Siapa Yang Perlu Ikut Serta ?

· Praktisi yang bekerja dalam Entitas dan Lembaga-lembaga Syariah seperti (Perbankan Syariah, Asuransi Syariah, dan Lembaga keuangan dibidang Syariah)

· Pemerintahan

· Akademisi dan Umum



Kesempatan Batas Waktu Mengikuti Ujian

Peserta hanya diberikan batas waktu 3 Tahun untuk menyelesaikan 3 level ujian (Elementary, Intermediate & Advanced) untuk mendapatkan gelar “SAS”, tanpa dibatasi berapa kali mengikuti USAS selama 3 Tahun tersebut.

Apabila dalam periode waktu 3 Tahun tersebut masih belum lulus seluruh level, maka yang bersangkutan dinyatakan gagal untuk seluruh level ujian dan gagal mendapatkan gelar “SAS”. Dalam hal tersebut, peserta yang bersangkutan mendaftar kembali sebagai peserta USAS dan dinyatakan sebagai peserta baru.



Tata Cara Pendaftaran

Tata cara pendaftran peserta USAS adalah sebagai berikut:

1. Pendaftaran dilakukan pada tanggal 12 Oktober 2009 sampai dengan 7 Desember 2009
2. Pendaftaran USAS diakukan melalui Sekretariat IAI-USAS.
3. Calon peserta dapat memperoleh Formulir Pendaftaran dan Buku Pedoman Peserta USAS secara langsung di kantor IAI dengan melampirkan bukti pembayaran biaya formulir. Permohonan melalui surat atau faksimili sudah harus diterima di Kantor IAI Pusat paling lambat 7 Desember 2009. Buku pedoman peserta memuat informasi antara lain mengenai Silabus materi USAS dan Tata Tertib Ujian, buku pedoman wajib dibaca.
4. Calon peserta USAS mengisi Formulir Pendaftaran dengan menggunakan tinta warna hitam. Formulir pendaftaran harus ditanda tangani sebelum dikembalikan formulir yang telah diisi harus dilengkapi dengan:

Syarat Peserta

- Foto Kopi Ijazah S1/ D IV yang telah dilegalisir

- Bukti Pembayaran Ujian

- 1 lembar pas foto ukuran postcard



TANGGAL-TANGGAL PENTING

TANGGAL UJIAN : 16 DESEMBER 2009

PERIODE PENDAFTARAN : 12 OKTOBER – 7 DESEMBER 2009

BATAS AKHIR PENDAFTARAN : 7 DESEMBER 2009

BATAS PENGAMBILAN KARTU : 14 DESEMBER 2009





Biaya ujian: Rp.1.200.000 / Peserta/level

Pendaftaran

Telp : 021 - 3190-4232 ext.777, 511, 211 / 3919089 / 715-444-55

Fax : 021 -724-5078

Graha Akuntan, Jl.Sindanglaya No.1, Menteng

Jakarta 10310





Reza Fauzi

Divisi Pendidikan & Sertifikasi

Ikatan Akuntan Indonesia

Jl.Sindanglaya No.1, Menteng


Jakarta 10310

Tlp.021-31904232 ext.777

Saturday, November 21, 2009

Libur Kuliah Kampus Raharja

Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari Akademik untuk perkuliahan Perpajakan dan Sistem Informasi Akuntansi hari Sabtu tanggal 21 Nopember 2009 diliburkan.

Nawang Kalbuana

Thursday, November 19, 2009

Hasil UTS Mata Kuliah Sistem Informasi Akuntansi




No BangkuNIMNilai
82082236093388
83082336155083
84082236175079
85082236120670
86082336216374
87082336186771
88082336192974
89082336222796
90082336216290
91082236165960
92082236201079
93082336205160
94082336062194
95082336214371
9608233622680
97082336167560

Hasil UTS Mata Kuliah Perpajakan




No BangkuNIMNilaiNo BangkuNIMNilai
3307134603336458071146038164
3407114592758859082236143860
3507144587838060072235931578
3608114604295861072236018668
3709144639847162072235876262
3807144579567363072235865974
3908134604558364082336120280
4008144619328665072135832880
4108144620375766072235932055
4206114577055967072236038676
4309114633896868062235702352
4408144618958369072236037669
4507114603699170082336075488
4609144630765771072235922289
470111401482072072235918070
480611457361567306223578160
490511454713074072135834083
5007114603156175072235916564
5108144612009476072235851669
5207114579768377072235865869
5308144608606378072235848469
5406114562496379072136004160
5507144603446080072235872379
5607114582756281062235725259
5708114605050  

Friday, November 13, 2009

Hasil UTS STMIK - AMIK Raharja

Hasil UTS mata kuliah Sistem Informasi Akuntansi dan Perpajakan dapat dilihat pada
alamat : http://nawangkalbuana.blogspot.com/

Terima Kasih

Nawang Kalbuana

UTS STMIK-AMIK Raharja

Kepada para mahasiswa STMIK-AMIK Raharja,

Semoga UTS semester genap tahun ajaran 2008/2009 berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Untuk mahasiswa yang mengambil mata kuliah Perpajakan dan Sistem Informasi Akuntasni, ujian akan dilaksanakan pada hari Sabtu pukul 11.30 WIB.

Selamat belajar, semoga mendapatkan nilai yang baik.

Nawang Kalbuana

Thursday, November 12, 2009

Akuntansi Derivatif

Derivatif
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Dalam dunia keuangan (finance), derivatif adalah sebuah kontrak bilateral atau perjanjian penukaran pembayaran yang nilainya diturunkan atau berasal dari produk yang menjadi "acuan pokok" atau juga disebut " produk turunan" (underlying product); daripada memperdagangkan atau menukarkan secara fisik suatu aset, pelaku pasar membuat suatu perjanjian untuk saling mempertukarkan uang, aset atau suatu nilai disuatu masa yang akan datang dengan mengacu pada aset yang menjadi acuan pokok.

Derivatif digunakan oleh manajemen investasi/ manajemen portofolio, perusahaan dan lembaga keuangan serta investor perorangan untuk mengelola posisi yang mereka miliki terhadap risiko dari pergerakan harga saham dan komoditas, suku bunga, nilai tukar valuta asing "tanpa" mempengaruhi posisi fisik produk yang menjadi acuannya (underlying).

Ada banyak sekali instrumen finansial yang dapat dikategorikan dalam kelompok derivatif namun opsi / kontrak berjangka dan swap adalah yang umum dikenal.

* Opsi

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Opsi (keuangan)

Opsi adalah kontrak dimana salah satu pihak menyetujui untuk membayar sejumlah imbalan kepada pihak yang lainnya untuk suatu "hak" (tetapi bukan kewajiban) untuk membeli sesuatu atau menjual sesuatu kepada pihak yang lainnya; misalnya saja ada seseorang yang khawatir bahwa harga dari stok XXX akan turun sebelum ia sempat menjualnya, maka ia membayar imbalan kepada seseorang lainnya (ini disebut "penjual" opsi jual /put option) yang menyetujui untuk membeli stok daripadanya dengan harga yang ditentukan di depan (strike price). Pembeli menggunakan opsi ini untuk mengelola risiko turunnya nilai jual dari stok XXX yang dimilikinya, dilain sisi si pembeli opsi mungkin saja menggunakan transaksi opsi tersebut untuk memperoleh imbalan jasa dan mungkin telah memiliki suatu gambaran bahwa nilai jual XXX tersebut tidak akan turun.
Sebagai lawan dari opsi jual adalah opsi beli atau biasa disebut call option dimana pada opsi beli ini memberikan opsi kepada pembeli opsi hak untuk membeli aset acuan (underlying asset) pada suatu tanggal yang disepakati dengan harga yang telah ditetapkan atau yang dikenal dengan istilah option strike

* Swap

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Swap

Swap adalah istilah asing yang maknanya adalah "pertukaran" namun di Indonesia istilah juga digunakan secara umum [1]"

Perjanjian swap adalah transaksi pertukaran dua valuta melalui pembelian atau penjualan tunai (spot) dengan penjualan/pembelian kembali secara berjangka yang dilakukan secara simultan dengan bank yang sama dan pada tingkat premi atau diskon dan kurs yang dibuat dan disepakati pada tanggal transaksi dilakukan.

Derivatif dapat mengacu pada pada berbagai jenis aset seperti misalnya komoditi, saham atau obligasi, suku bunga, nilai tukar mata uang atau indeks ( seperti indeks pasar saham, indeks harga konsumen (CPI-Consumer Price Index[2]), atau bahkan indeks kondisi cuaca ataupun derivatif lainnya). Tampilan dari aset termaksud dapat menetapkan harga ataupun saat pembayaran.

Kegunaan utama dari derivatif ini adalah untuk mengalihkan risiko ataupun mengambil suatu risiko tergantung apakah posisinya sebagai hedger (pelaku lindung nilai) atau spekulator. Bermacam-macam rentang nilai antara aset acuan dan alternatif pembayaran menghasilkan beraneka kontrak derivatif yang diperdagangkan di pasaran. Jenis utama derivatif adalah kontrak berjangka (futures), kontrak serah (forward), opsi dan swap.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons